Lintasgoal.com-STAFFORDSHIRE - Gelombang penolakan dilancarkan fans Stoke City menyusul keputusan manajemen klub yang menunjuk Mark Hughes sebagai pelatih baru. Hughes dianggap tidak punya cukup kualitas untuk memimpin The Potters - julukan Stoke.
Kamis kemarin, Hughes resmi dikontrak manajemen untuk memimpin Stoke mulai musim depan. Pria yang notabene mantan bintang Manchester United ini dikontrak selama tiga tahun.
Namun, keputusan tersebut justru menuai kecaman dari fans Stoke. Mayoritas suporter tidak setuju dengan keputusan tersebut, menyusul track record Hughes yang dipecat Queens Park Rangers. Gelombang penolakan dilakukan dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Hughes Out’.
Menyikapi hal ini, Hughes mencoba tenang. Pria yang sempat membesut Manchester City dan Fulham ini meminta fans untuk menghormati keputusan yang telah dibuat manajemen klub.
“Saya bisa mengerti, karena enam bulan (dipecat QPR), mereka mempertanyakan kemampuan saya sebagai manajer,” tutur Hughes sebagaimana dikutip Sky Sports.
“Anda bisa mengerti bahwa ada kemungkinan manajemen klub merekrut saya secara diam-diam. Tapi saya rasa, mereka harus menerima keputusan manajemen klub yang sudah bekerja dengan fantastis untuk Stoke. Mereka telah memutuskan bahwa saya adalah orang yang tepat untuk klub mereka,” imbuhnya.
Senada dengan pernyataan yang dilontarkan Hughes, chairman Peter Coates mengimbau fans untuk menghentikan aksi penolakan terhadap Hughes. Dia menyadari, sosok Pulis sudah sangat melekat di hati fans, namun klub butuh perubahan dan Hughes diyakini menjadi orang yang tepat untuk membawa Stoke ke level yang lebih baik.
“Suporter punya sudut pandang tersendiri. Mungkin, ada 10 pelatih di luar sana yang mereka inginkan, saya mengerti dan menghormati itu. Tapi, saya yakin percaya suporter akan bisa menerimanya. Ingat, Tony Pulis bukanlah sosok populer, tapi dia bekerja dengan baik dan mereka (fans) menerimanya. Saya rasa, hal yang sama juga akan terjadi pada Mark (Hughes),” tandasnya.
0 comments:
Post a Comment