Lintasgoal.com-JAKARTA – Raphael Maitimo merasa kecewa karena dirinya tidak bisa dimainkan dalam pertandingan Indonesia kontra Irak pada 6 Februari lalu, karena alasan kurang lengkapnya dokumen.
Dokumen yang tidak dibawa adalah surat dari federasi sepakbola Belanda (KNVB) yang menunjukkan bahwa Maitimo belum pernah memperkuat timnas senior Belanda. Pada laga itu Indonesia menyerah 1-0, dan Maitimo menyayangkan kinerja manajemen yang lambat sehingga membuat dia tidak bisa membantu pasukan Garuda. Pemain naturalisasi ini pun berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi di kemudian hari.
“Manajemen yang lambat. Saya kecewa sekali tidak bisa bermain, padahal saya ingin sekali membantu tim. Saya berharap manajemen lebih profesional sehingga tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujar Maitimo kepada wartawan.
“Padahal saat melawan Irak, saya rasa kita mampu untuk seri. Sayang sekali akhirnya kalah. Kita harus membalasa saat bermain di sini,” lanjutnya.
Sementara itu, terkait kedatangan Luis Manuel Blanco yang dikabarkan bakal menggusur posisi Nilmaizar sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, Maitimo merasa hal itu bisa kurang baik untuk kesolidan tim, terlebih menurut dia, para pemain sudah cocok dengan mantan pelatih Semen Padang itu.
Pemain berusia 28 tahun ini juga menambahkan, dirinya siap bila dipanggil untuk membela Indonesia dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia selanjutnya melawan Arab Saudi pada 23 Maret 2013 di Jakarta.
“Nil pelatih yang bagus, saya menyukai dia. Kalau harus berganti pelatih saat ini, saya rasa kurang bagus untuk pemain. Tapi bukan saya yang mengambil keputusan, melainkan PSSI,” ungkap pemain keturunan Belanda ini.
“Saya rasa kita punya peluang bagus saat melawan Arab Saudi nanti, karena kita bermain di Jakarta. Ada dukungan penonton kami, dan tentu saja saya harus main,” tandasnya.



0 comments:
Post a Comment