The Three Lions (8) terpaut dua angka dari Montenegro yang memuncaki klasemen. Karena itulah skuat Inggris pun menargetkan poin penuh saat bertandang ke markas San Marino, Stadio Olimpico Serravalle, Sabtu (23/3/2013) dini hari WIB.
"Kami ingin mengakhiri kualifikasi dengan hasil memuaskan dan berada dalam posisi bagus untuk melakoni laga tahun depan. Pertandingan pertama adalah laga di mana semua orang mengharapkan kami untuk menang dan kami memang harus menang," kata bek Timnas Inggris Leighton Baines.
Meski didera berbagai masalah dengan cedera beberapa pemain, Inggris takkan pernah kekurangan pemain untuk mengisi skuadnya. Sebagai contoh, di lini belakang, Inggris terpaksa tak bisa memainkan Rio Ferdinand dan Gary Cahill karena berbagai alasan.
Mereka langsung memiliki dua pemain belakang sepadan sebagai pengganti, di antaranya Baines dan Juleon Lescott yang kembali dipanggil setelah absen pada perhelatan Euro 2012 lalu.
Di lini tengah, Inggris dipaksa kehilangan gelandang masa depan mereka Jack Wilshere karena hamstring. Mereka langsung memiliki Scott Parker. Ada pula nama-nama lain seperti Steven Gerrard, Alex Oxlade-Chamberlain atau James Milner. Lini depan tentunya akan dipercayakan kepada Wayne Rooney dan Jermain Defoe.
Sementara di posisi kiper, Joe Hart dikabarkan berada dalam kondisi kurang fit, meski itu baru sebatas rumor tapi mereka sudah punya Ben Foster yang punya jam terbang cukup lumayan. Namun Hart tampaknya takkan melewatkan momentum melawan San Marino.
"Saya telah menyaksikan bagaimana San Marino mencetak gol. Berharap mereka tak melakukan itu saat saya berada di bawah mistar gawang. Ini pekerjaan yang cukup sulit sebab kami wajib menang," kata kiper Manchester City itu.
Sebelum laga kualifikasi ini dimulai, Inggris punya modal cukup bagus setelah di laga uji coba terakhir mereka berhasil menang 2-1 atas tim juara lima kali Piala Dunia Brasil. Kemenangan itu setidaknya memberi kepercayaan diri pada Inggris.
Di kubu tuan rumah, Pelatih Giampaolo Mazza mengaku mereka butuh keajaiban, serta berharap soliditas tim bisa menahan gaya agresif tim tamu. "Sebenarnya kami tak ingin bertahan, namun situasi hanya bisa seperti itu. Saya pikir kami tetap harus berusaha untuk menekan mereka," katanya.
Modal pelatih kelahiran Genoa, Italia tersebut tak lain adalah kehadiran para pemain andalannya. Di sektor tengah ada Alex Gasperoni, Michele Cervellini, Fabio Bollini, Matteo Coppini dan Enrico Cibelli. Sedangkan di lini penggempur, beberapa alternatif muncul berkat keberadaan Andy Selva, Matteo Vitaioli, Danilo Ezequiel Rinaldi dan Alessandro Bianchi.
0 comments:
Post a Comment