Lintasgoal.com-Jakarta - Terjawab sudah teka-teki seputar nasib pemain Pelita Jaya usai ditinggal pemiliknya, Pelita Cronus, yang kini mengakuisisi klub besar Jawa Timur, Arema Indonesia.
Rencana Pelita Cronus menggabungkan Arema dan Pelita akhirnya batal meski kedua klub sempat mengadakan latihan gabungan menggunakan nama Arema-Pelita selama dua bulan terakhir. Ini terjadi karena perbedaan pendapat dalam hal pembagian saham.
Akuisisi Pelita Cronus terhadap Singo Edan diumumkan oleh CEO Nirwana Pelita Jaya, Iwan Budianto, Kamis (25/10/12). Konsekuensinya, perusahaan anggota Grup Bakrie tersebut melepas Pelita Jaya ke Bandung Raya karena peraturan melarang satu pihak memiliki lebih dari satu klub di kompetisi yang sama.
Pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan (RD), saat ditemui di sela-sela acara pemotongan hewan kurban PSSI versi KLB Ancol 2012 di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (26/10/12), menjelaskan soal nasib pemain kedua klub tersebut.
Ketika ditanya soal nasib pemain-pemain bintang yang musim lalu memperkuat The Young Guns, seperti Safee Sali, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Egy Melgiansyah, M Natsir serta Irsyad Maulana, sang pelatih menjawab, “Mereka ikut kami (Arema).”
“Pemain-pemain lain yang sejak awal dikontrak atas nama Arema juga akan dipertahankan,” imbuh mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu.
Sementara itu, pemain-pemain lain yang telah dikontrak atas nama Pelita Jaya akan ditawarkan kepada pemilik baru, Bandung Raya.
“Akan kita tawarkan lebih dulu kepada Bandung Raya. Apakah mau mempertahankan mereka atau tidak. Kalau tidak, nanti kita carikan solusinya (untuk para pemain) seperti apa,” ujar RD.
Sementara itu, acara pemotongan hewan kurban yang dihadiri RD berlangsung cukup tertib. Delapan ekor sapi yang dipotong diberikan kepada lima panti asuhan dan kepada mereka yang membutuhkan di sejumlah tempat di Jakarta.
0 comments:
Post a Comment