Lintasgoal.com-JAKARTA, Bek tangguh Persipura Jayapura, Ricardo Salampesy, memiliki harapan besar di hari raya Natal yang dirayakan pada Selasa (25/12/2012).
Ricardo berharap Natal memberikan damai bagi persepakbolaan Indonesia yang dirundung konflik dalam beberapa tahun terakhir.
Kurang lebih dua tahun, pecinta sepak bola disajikan pertikaian yakni dualisme kompetisi dan kepengurusan. Imbasnya, banyak klub menunggak gaji pemain sampai-sampai pemain asing yang membela Persis Solo, Diego Mendieta, meninggal.
Dia meninggal karena sakit dan sempat kesulitan membiayai pengobatan. Prestasi timnas pun semakin terpuruk. Paling anyar, skuad "Garuda" gagal menjuarai Piala AFF 2012 setelah tersingkir di babak penyisihan grup.
"Sebagai pemain, aku berharap konflik antara PSSI dan KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia) segera berakhir. Kita cuma punya satu liga dan tidak ada pemain yang meninggal," jelas Ricardo kepada Kompas.com, Minggu (23/12/2012).
"Kemudian, saya ingin memperkuat timnas serta bisa membawa Persipura juara lagi. Kalau secara pribadi, aku ingin lebih baik bagi keluarga dan masyarakat," sambungnya.
Keinginan Ricardo kembali membela timnas bakal segera terwujud. Ricardo dan sejumlah pemain ISL dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan yang rencananya mulai digelar 4 Januari mendatang.
Pelatnas ini merupakan persiapan tim besutan Nilmaizar jelang tampil di kualifikasi Piala Asia 2015. Usaha PSSI membentuk tim nasional Indonesia kemungkinan besar mengalami kesulitan.
Persipura Jayapura, misalnya, bersedia melepas sejumlah pemainnya hanya jika task force memberi mandat. Hal itu sesuai keputusan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
Pola seperti itu telah terjadi sejak persiapan Piala AFF 2012, di mana KPSI mendesak agar timnas dikendalikan oleh Joint Committee.
0 comments:
Post a Comment