
Lintasgoal.com-KIEV – Perhelatan Euro 2012 merupakan hajatan Eropa pertama di Eropa bagian Timur. Sebelumnya, penunjukkan Polandia dan Ukraina menuai kritik. Tapi di akhir pentas, presiden UEFA, Michel Platini mengaku bangga akan gelaran yang bisa dianggap sangat sukses.
Sedari momen pembukaan, kedua host berusaha keras memperlihatkan pada dunia bahwa mereka siap untuk menjamu 14 kontestan lainnya. Memang, sedikit kontroversi soal rasisme dan bentrok antar fans sempat mengusik gelaran Euro edisi ke-14 ini. Tapi semua itu bisa diredam tanpa menimbulkan masalah lain.
“Euro ini adalah yang pertama kali di (Eropa) Timur dan saya menilai sukses besar, sebuah keberhasilan. Polandia dan Ukraina menunjukkan kepada dunia bahwa mereka mampu mengorganisir event seperti ini,” papar Platini.
“Saya bangga dan mereka juga harus bangga atas kerja keras, antusiasme dan hasil final,” lanjut bos UEFA yang juga legenda sepakbola Prancis tersebut, sebagaimana dikutip UEFA.com, Selasa (3/7/2012).
Selain membanggakan sukses kedua penyelenggara Euro 2012, Platini juga membicarakan terkait dua ofisial tambahan yang ditugaskan di dekat masing-masing gawang. Platini menganggap inovasi tersebut telah membantu tampilan kualitas sepakbola.
“Kemajuan terbesar dibandingkan Euro sebelumnya? Tanpa diragukan lagi saya akan mengatakan, sistem lima ofisial lapangan. Sistem ini membantu menyingkirkan simulasi di area itu (gawang) dan juga secara signifikan membantu wasit utama dalam mengawasi dan mengurangi adanya aksi ‘tarik-baju’ selama terjadinya set-piece,” lanjutnya.
“Pada akhirnya, tercipta banyak gol dan lebih signifikan lagi, lebih banyak gol yang tercipta dari sundulan di Euro kali ini ketimbang kompetisi internasional lainnya,” tambah suksesor Lennart Johansson tersebut.
“Banyaknya gol yang tercipta bukanlah kebetulan. Sistem lima ofisial lapangan bertindak sebagai pencegah pelanggaran yang tak terdeteksi wasit utama dan kualitas sepakbola mendapat manfaat dari kegunaan mereka,” pungkas Platini.



0 comments:
Post a Comment