Lintasgoal.com-LONDON – Football Association (FA), menyiratkan tawarannya kepada UEFA (badan sepakbola tertinggi Eropa) untuk menjadi host final Euro 2020. Tawaran ini terkait usul UEFA yang berniat menggelar Euro di lebih dari dua negara Eropa.
Untuk Euro 2016, memang sudah dipastikan bahwa Prancis akan menjadi tuan rumah tunggal, setelah Euro 2012 lalu, dihelat dua host bersama, Ukraina dan Polandia. Setelah itu, Presiden UEFA, Michel Platini, datang dengan ide menyelenggarakan Euro di 12 hingga 13 negara.
Soal kandidat tuan rumah, memang sudah ada Turki yang menjadi salah satu nominator kuat. Tapi itupun harus menunggu hasil lain, yakni keputusan tuan rumah Olimpiade 2020, di mana Turki juga ikut menjadi calon tuan rumah.
“Jelas, Wembley bisa dipertimbangkan dengan kuat oleh UEFA dan hal ini akan kami dorong sepenuhnya,” terang Chairman FA, David Bernstein kepada ESPN, Selasa (25/9/2012).
“UEFA ingin menggelar dua laga semifinal dan final di tempat yang sama atau di kota yang sama. Saya pikir, kami akan berada dalam pertimbangkan kuat mereka. Tapi tentu saja akan ada persaingan yang kuat dengan negara lain,” lanjutnya.
Jika di event Olimpiade Turki berhasil, maka gagasan Euro di banyak negara bisa segera dijalankan karena pastinya Turki akan menarik tawarannya sebagai calon tuan rumah Piala Eropa ke-16. Jika Euro 2020 akan dihelat lintas Eropa, maka FA mengajukan Wembley sebagai ‘medan pertempuran’ calon raja Eropa selanjutnya di partai pamungkas.
“Salah satu faktor terbesarnya ialah, apakah Turki akan menjadi tuan rumah Olimpiade atau tidak. Jika Turki tidak ‘kebagian’ menggelar Olimpiade, saya rasa mereka berada di posisi yang bagus untuk menjadi tuan rumah Euro,” tambah Bernstein.
“Apabila kami melihat adanya kesempatan menjadi tuan rumah final, tentu akan kami usahakan sekuatnya. Publik dan kami sendiri menginginkannya. Tentunya akan hebat jika benar-benar terjadi,” pungkasnya.
0 comments:
Post a Comment