Lintasgoal.com-LONDON - Mantan pemain Arsenal, Stewart Robson, benar-benar geram dengan kondisi tim yang pernah dibelanya tersebut. Robson pun menuding sang pelatih Arsene Wenger sebagai penyebab keterpurukan The Gunners saat ini.
Seperti diketahui, Arsenal harus puasa gelar selama kurang lebih tujuh tahun lamanya. Peluang untuk meraih trofi Premier League dan Champions pada musim ini juga cukup berat bila melihat rival-rivalnya.
Terakhir, Arsenal gagal meraih gelar di ajang Piala Liga atau Capital One Cup, karena tersingkir oleh Bradford City yang notabene tim divisi dua pada babak perempatfinal. Ironisnya, Wenger menurunkan pemain-pemain intinya dalam laga tersebut.
Melihat kondisi tersebut, Robson benar-benar kecewa dengan pencapaian Arsenal. Pemain yang membela Arsenal pada medio 1981-986 itu mengatakan bahwa Wenger tak bisa mengembangkan potensi pemainnya.
“Ia (Wenger) memiliki reputasi untuk mengembangkan para pemainnya. Tapi, itu enam atau tujuh tahun lalu. Kini, ia benar-benar membawa kemunduran kepada para pemain," ujar Robson kepada TalkSport.
Robson pun memberikan contoh beberapa pemain yang sebelumnya bermain baik, langsung mengalami penurunan saat bergabung denga Meriam London. Pria berusia 48 tahun itu pun menilai Arsenal sudah mengalami kemunduran.
“Saya melihat Gervinho bermain untuk Pantai Gading sebelum ke Arsenal, ia seorang pemain yang bagus. (Andrei) Arshavin bermain untuk Rusia dan Zenit St Petersburg, dia juga pemain bagus. Saya juga melihat (Aaron) Ramsey bermain untuk Wales U-21 dia juga bagus,” jelasnya.
"Arsene Wenger tak melakukan yang cukup di lapangan latihan. Dia tidak melatih para pemain, mereka tidak mendapat strategi berlatih dan karena dia tidak melakukan, tapi orang lain yang melakukannya, Arsenal kini mundur dan beberapa pemainnya juga mengalami kemunduran,” sambungnya.
Belum cukup sampai di situ, Robson pun membandingkan kinerja Wenger dengan Sir Alex Ferguson yang juga sudah melatih Manchester United dengan jangka waktu cukup lama. Ia menilai Ferguson lebih tahu benar menonjolkan kehebatan para pemainnya.
”Sir Alex Ferguson bukanlah seorang pelatih. Namun, ia tahu bagaimana menangani sebuah latihan dan soal permainan. Ia paham benar bagaimana untuk mendapatkan yang terbaik dari para pemainnya, dia harus mendapatkan para pelatih terbaik," katanya.
"Dia memastikan tangan kanannya tidak hanya seorang yang menuruti dia seperti yang selalu ditunjuk Wenger. Dia menunjuk orang-orang yang secara taktik unggul, yang akan membawa semua pemainnya berlatih di tempat latihan dan bekerja keras secara taktis dan teknis bersama para pemain,” sambungnya.
Bahkan, Robson menilai Wenger seorang pelatih yang bersifat diktator. "Arsene Wenger, karena dia memiliki ego yang besar, karena dia adalah seorang diktaktor untuk masalah tim, dia tidak mengizinkan Steve Bould (assisten pelatih) untuk melakukan pekerjaan apapun," pungkasnya.



0 comments:
Post a Comment