
Lintasgoal.com-DONETSK – Kapten Jerman, Philipp Lahm, mengaku timnya tak cukup pintar untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki. Der Panzer seperti tidak punya rencana alternatif, saat Lahm dkk sudah tertinggal dua poin dari Italia.
“Hal yang paling pahit adalah karena tim ini memiliki potensi lebih untuk memegang kendali permainan. Namun, kami tidak cukup pintar untuk menggunakan potensi itu. Kami tidak mampu menunjukkan potensi di saat yang tepat. Untuk itu, kami harus menelan kekalahan seperti ini. Kekalahan ini sangatlah pahit,” ungkap Lahm, seperti dilansir sports.ndtv, Jumat (29/6/2012).
“Kami juga melakukan banyak kesalahan bodoh, seperti kecolongan dua gol dengan cara seperti itu. Sangat sulit untuk mengingat kembali kekalahan yang kami terima dari Italia,” sambungnya.
Sementara itu, pelatih Jerman, Joachim Low, mengaku bahwa timnya tidak cukup memperhatikan lini pertahanan, hingga Der Panzer harus kecolongan dua gol dari Mario Balotelli.
“Kesalahan kami saat harus kecolongan dua gol. Kami tidak cukup perhatian di sekitar area pertahanan. Sesungguhnya, kami sangat terkontrol di awal permainan. Namun, kami mulai mengambil segala risiko dan semakin tak teroganisir saat kami tertinggal dua poin dari Italia,” jelas pelatih berusia 52 tahun itu.
0 comments:
Post a Comment