Lintasgoal.com- Kesebelasan Arema Indonesia, satu- satunya klub Indonesia di Piala AFC 2012, harus rela menerima kekalahan 0-3 (0-1) dari tim tuan rumah, Kelantan. Ini kekalahan kedua Arema setelah sebelumnya tumbang 1-3 dari Navibank Saigon (Vietnam).
Penyerang Kelantan, Mohamad Ghaddar, menjadi pahlawan Kelantan dengan hattrick-nya, yaitu dengan gol pada menit ke-22, ke-47, dan ke-89.
Dengan kekalahan tersebut, Arema masih tetap menjadi juru kunci di Grup H Piala AFC 2012. Mengingat dari tiga laganya yang sudah dimainkan, Arema hanya memperoleh satu poin, hasil imbang 1-1 dengan Ayeyawady United (Myanmar) di Malang.
Adapun Kelantan berada di posisi ketiga dengan empat angka. Poin Kelantan sama dengan Ayeyawady dan Navibank, tetapi Kelantan kalah produktivitas gol. Pemimpin sementara Grup H tak lain Navibank Saigon yang sudah memiliki tujuh poin, juga dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan.
Sekalipun menjadi juru kunci, Arema masih punya kesempatan memperbaiki posisinya agar bisa lolos ke babak 16 besar. Itu bila menang dengan skor besar pada dua sisa laganya di Stadion Gajayana, Malang.
Kedua sisa laga itu pada 10 April ini saat menjamu Kelantan dan menjamu pemimpin Grup H, Navibank Saigon, pada 8 Mei mendatang.
Kitchee di Grup F
Di Grup F, Rabu, juga menyelesaikan pertandingan antara Kitchee, juara Liga Hongkong, dan Song Lam Nghe An, mantan juara Liga Vietnam, yang dimenangi Kitchee 2-0 (1-0).
Pada laga yang berlangsung di Stadion Tseung Kwan O Sports Ground, home base Kitchee, pemain bertahan asal Pakistan, Zeshan Rehman, menjadi pencetak gol perdana kesebelasannya pada menit ke-11.
Ketika pertandingan babak kedua tinggal 17 menit, Chu Siu Kei, kapten Kitchee, memperbesar kemenangan setelah membobol gawang Song Lam Nghe An yang dikawal Tran Nguyen Manh.
”Saya sangat senang karena kemenangan ini penting bagi kami untuk meraih poin penuh. Sebab, itu akan menjadi modal kami dalam laga away pada pertandingan berikutnya,” tutur Josep Gombau, Pelatih Kitchee.
”Saya juga sangat puas dengan penampilan tim ini. Sebab, mereka dapat bermain dengan pola permainan yang harus mereka lakukan,” katanya.
Kini, kata Gombau, Kitchee menjadi pimpinan sementara Grup F dengan sembilan angka. ”Itu artinya kami cukup menambah tiga poin lagi agar dapat memperoleh tempat berlaga di babak 16 besar,” katanya.
Menurut Nguyen Huu Thang, Pelatih Song Lam, ”Sebenarnya pemain kami sudah bermain baik. Kami juga memiliki beberapa peluang, tetapi pemain kami masih belum dapat menciptakan gol.”
Sementara Kitchee, katanya, ”Tampil dengan permainan terbaik mereka. Kitchee tampil dengan permainan sepak bola modern. Itu sebabnya mereka layak meraih kemenangan.”
Dengan hasil tersebut, Kitchee tetap di puncak Grup F, sedangkan Song Lam Nghe An tetap menjadi juru kunci Grup F.
”Tentu kami akan bermain lebih baik lagi, saat menjadi tuan rumah bagi Kitchee, dalam pertandingan di Stadion Vinh, Selasa (10/4) minggu depan,” kata Huu Thang.
Sementara itu, dari hasil pertandingan Piala AFC lainnya di Grup B, antara East Bengal (India) dan Arbil (Irak) di Stadion Yuba Bharati Krirangan (Salt Lake) berakhir 0-2 untuk Arbil.
Dari Grup D, tuan rumah Neftchi (Uzbekistan) meraih poin penuh setelah menang 3-1, di Stadion Fergana, atas tamunya, Al Arouba (Oman).
Penyerang Kelantan, Mohamad Ghaddar, menjadi pahlawan Kelantan dengan hattrick-nya, yaitu dengan gol pada menit ke-22, ke-47, dan ke-89.
Dengan kekalahan tersebut, Arema masih tetap menjadi juru kunci di Grup H Piala AFC 2012. Mengingat dari tiga laganya yang sudah dimainkan, Arema hanya memperoleh satu poin, hasil imbang 1-1 dengan Ayeyawady United (Myanmar) di Malang.
Adapun Kelantan berada di posisi ketiga dengan empat angka. Poin Kelantan sama dengan Ayeyawady dan Navibank, tetapi Kelantan kalah produktivitas gol. Pemimpin sementara Grup H tak lain Navibank Saigon yang sudah memiliki tujuh poin, juga dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan.
Sekalipun menjadi juru kunci, Arema masih punya kesempatan memperbaiki posisinya agar bisa lolos ke babak 16 besar. Itu bila menang dengan skor besar pada dua sisa laganya di Stadion Gajayana, Malang.
Kedua sisa laga itu pada 10 April ini saat menjamu Kelantan dan menjamu pemimpin Grup H, Navibank Saigon, pada 8 Mei mendatang.
Kitchee di Grup F
Di Grup F, Rabu, juga menyelesaikan pertandingan antara Kitchee, juara Liga Hongkong, dan Song Lam Nghe An, mantan juara Liga Vietnam, yang dimenangi Kitchee 2-0 (1-0).
Pada laga yang berlangsung di Stadion Tseung Kwan O Sports Ground, home base Kitchee, pemain bertahan asal Pakistan, Zeshan Rehman, menjadi pencetak gol perdana kesebelasannya pada menit ke-11.
Ketika pertandingan babak kedua tinggal 17 menit, Chu Siu Kei, kapten Kitchee, memperbesar kemenangan setelah membobol gawang Song Lam Nghe An yang dikawal Tran Nguyen Manh.
”Saya sangat senang karena kemenangan ini penting bagi kami untuk meraih poin penuh. Sebab, itu akan menjadi modal kami dalam laga away pada pertandingan berikutnya,” tutur Josep Gombau, Pelatih Kitchee.
”Saya juga sangat puas dengan penampilan tim ini. Sebab, mereka dapat bermain dengan pola permainan yang harus mereka lakukan,” katanya.
Kini, kata Gombau, Kitchee menjadi pimpinan sementara Grup F dengan sembilan angka. ”Itu artinya kami cukup menambah tiga poin lagi agar dapat memperoleh tempat berlaga di babak 16 besar,” katanya.
Menurut Nguyen Huu Thang, Pelatih Song Lam, ”Sebenarnya pemain kami sudah bermain baik. Kami juga memiliki beberapa peluang, tetapi pemain kami masih belum dapat menciptakan gol.”
Sementara Kitchee, katanya, ”Tampil dengan permainan terbaik mereka. Kitchee tampil dengan permainan sepak bola modern. Itu sebabnya mereka layak meraih kemenangan.”
Dengan hasil tersebut, Kitchee tetap di puncak Grup F, sedangkan Song Lam Nghe An tetap menjadi juru kunci Grup F.
”Tentu kami akan bermain lebih baik lagi, saat menjadi tuan rumah bagi Kitchee, dalam pertandingan di Stadion Vinh, Selasa (10/4) minggu depan,” kata Huu Thang.
Sementara itu, dari hasil pertandingan Piala AFC lainnya di Grup B, antara East Bengal (India) dan Arbil (Irak) di Stadion Yuba Bharati Krirangan (Salt Lake) berakhir 0-2 untuk Arbil.
Dari Grup D, tuan rumah Neftchi (Uzbekistan) meraih poin penuh setelah menang 3-1, di Stadion Fergana, atas tamunya, Al Arouba (Oman).
Jangan Lupa Di Like Ya Gan



0 comments:
Post a Comment