Lintasgoal.com- Emosi Roberto Mancini tak kuasa untuk meletup kala mengevaluasi anak-anak asuhnya usah ditahan imbang Sunderland, 3-3 kemarin malam. Mancini menyesalkan performa mengecewakan lini gedornya yang membuat Manchester City kehilangan dua poin penting.
Dengan hasil ini, bentangan jarak dengan rival tetangganya, Manchester United kian melebar di klasemen Premier League. Jika Setan Merah mampu mengeyam tiga angka saat menghadapi Blackburn Rovers, Selasa dini hari mendatang, maka selisih poin akan kian meluas menjadi lima angka.
Mancio – sapaan Mancini tak bisa menahan kemarahannya karena Mario Balotelli terlambat ‘panas’. Meski mencetak dwigol, emosi Mancio tetap menyasar kepada bomber ‘tengil’ itu. Belum lagi terhadap Edin Dzeko yang dinilainya tak punya peran penting pada laga malam (Sabtu) kemarin.
“Dia (Balotelli) tak bermain sebaik biasanya. Di pertandingan sepenting ini, seorang striker harusnya bisa menghadirkan perbedaan,” geram Mancio, sebagaimana dilansir Goal, Minggu (1/4/2012).
“Seharusnya di babak pertama dia sudah mencetak dua atau tiga gol. Begitu juga dengan Dzeko. Di momen seperti ini, kami butuh bomber sejati,” lanjut mantan arsitek Inter Milan tersebut.
Terakhir, Mancio sempat dibikin berang sebelum terjadinya gol ketiga The Eastlands yang dilahirkan Aleksandar Kolarov melalui tendangan bebas. Sebelum dieksekusi, sempat terjadi perebutan bola antara Kolarov dengan sang skipper, Vincent Kompany.
Akhirnya, bola dikonversi Kolarov dan beruntung, bola melesat ke jala The Black Cats. Untuk kali ini, mungkin Mancio masih bisa sedikit sabar, tapi tidak untuk lain waktu.
“Mereka tahu (Kompany dan Kolarov), seharusnya bola seperti itu diambil Mario atau Ale (Kolarov). Mungkin kejadian ini bisa terjadi lagi sewaktu-waktu. Tapi saya peringatkan, sebaiknya insiden itu terjadi untuk yang terakhir kalinya,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, bentangan jarak dengan rival tetangganya, Manchester United kian melebar di klasemen Premier League. Jika Setan Merah mampu mengeyam tiga angka saat menghadapi Blackburn Rovers, Selasa dini hari mendatang, maka selisih poin akan kian meluas menjadi lima angka.
Mancio – sapaan Mancini tak bisa menahan kemarahannya karena Mario Balotelli terlambat ‘panas’. Meski mencetak dwigol, emosi Mancio tetap menyasar kepada bomber ‘tengil’ itu. Belum lagi terhadap Edin Dzeko yang dinilainya tak punya peran penting pada laga malam (Sabtu) kemarin.
“Dia (Balotelli) tak bermain sebaik biasanya. Di pertandingan sepenting ini, seorang striker harusnya bisa menghadirkan perbedaan,” geram Mancio, sebagaimana dilansir Goal, Minggu (1/4/2012).
“Seharusnya di babak pertama dia sudah mencetak dua atau tiga gol. Begitu juga dengan Dzeko. Di momen seperti ini, kami butuh bomber sejati,” lanjut mantan arsitek Inter Milan tersebut.
Terakhir, Mancio sempat dibikin berang sebelum terjadinya gol ketiga The Eastlands yang dilahirkan Aleksandar Kolarov melalui tendangan bebas. Sebelum dieksekusi, sempat terjadi perebutan bola antara Kolarov dengan sang skipper, Vincent Kompany.
Akhirnya, bola dikonversi Kolarov dan beruntung, bola melesat ke jala The Black Cats. Untuk kali ini, mungkin Mancio masih bisa sedikit sabar, tapi tidak untuk lain waktu.
“Mereka tahu (Kompany dan Kolarov), seharusnya bola seperti itu diambil Mario atau Ale (Kolarov). Mungkin kejadian ini bisa terjadi lagi sewaktu-waktu. Tapi saya peringatkan, sebaiknya insiden itu terjadi untuk yang terakhir kalinya,” pungkasnya.
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
0 comments:
Post a Comment