"Ini adalah yang terburuk sejak 13 tahun saya bermain sepakbola," ujar pria yang disapa Bepe, di Senayan, Jakarta, Rabu (30/5/2012).
Parahnya, tragedi itu terjadi saat Indonesia tengah menunggu kepastian keputusan dari FIFA pada 15 Juni mendatang, terkait dualisme kompetisi di Indonesia.
"Ini pukulan berat bagi kita. Sepakbola adalah alat pemersatu bangsa, tapi nyatanya itu hanya di level tertinggi yang merasakan itu. Saya menyesal dan prihatin, semoga ini dipahami," imbuhnya.
"Ini keadaan yang harus kita hadapi. Sepakbola Indonesia sudah rusak, jadi jangan ditambah lagi. Semua elemen harus bersatu membangun sepakbola. Semoga ini jadi yang terakhir," kata Bepe penuh harap.
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
0 comments:
Post a Comment