Rangga bekerja sehari-hari di jasa pengiriman DHL Jakarta Pusat. Kebetulan dia yang mendapatkan libur menyaksikan pertandingan laga Persib kontra Persija. Rangga dikabarkan duduk di Tribun sektor selatan Stadion GBK. Tempat itu merupakan berdiamnya garis keras The Jakmania.
Tanpa disadari Rangga, secara spontan girang di tengah para pendukung The Jakmania saat sang kapten Persib Bandung, Maman Abdurahman mampu menyamakan kedudukan skor menjadi 2-2.
Tak pelak, Rangga menjadi incaran oknum suporter lawan. Hingga pada akhirnya di luar stadion dia diseret dan dikeroyok hingga akhirnya harus mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta Minggu (27/5/2012) malam.
Rangga tewas dengan tubuh penuh luka memar dan wajahnya rusak parah akibat benda tajam dan tumpul setelah dikeroyok massa suporter Persija usai pertandingan. Kepalanya luka parah dan wajahnya rusak akibat sayatan benda tajam.
Jenazah Rangga baru diketahui keluarganya pada Senin (28/5/2012) pukul 18.00 WIB setelah mendapat telepon dari pihak RSCM. Kemudian, pihak keluarganya segera menuju Jakarta untuk memastikan jasad Rangga. Aad dan Iip membenarkan bahwa yang menjadi korban kebrutalan oknum suporter Persija adalah Rangga ketika melihat ciri-ciri dari anaknya.
Rangga tiba di Bandung pukul 16.10 WIB dengan menggunakan mobil jenazah nomor polisi B 1162 FFZ. Tangisan pun memecah disertai teriakan Allahu Akbar. Ibu korban Iip tak kuasa menahan tangis. Putra pertama dari pasangan dari Aad dan Iif dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cimuncang, Kabupaten Bandung.
http://www.tribunnews.com/2012/05/29/rangga-diseret-dan-dikeroyok-hingga-tewas-di-luar-stadion
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
0 comments:
Post a Comment