Dilansir The Sun, bomber bengal itu dugem di sebuah bar bernama Panacea hanya 12 jam sebelum timnya bertanding menghadapi Tottenham Hotspur.
Perilaku ini bakal kian meyakinkan pelatih Roberto Mancini untuk mendepaknya dari Stadion Etihad. Sebelumnya, Mancini terus melindungi salah satu pemain yang diorbitkannya saat masih membesut Inter Milan itu.
Alih-alih membalas kesabaran sang pelatih, Balotelli justru kian berulah. Bersamaan dengan bertambahnya kontroversi yang dibuatnya, performanya di lapangan makin merosot. Mancini dikabarkan mulai berpikir mendepak sang bomber dan memburu penyerang Atletico Madrid, Radamel Falcao.
“Dia tiba di Panacea bersama rombongan besar dan dari pakaiannya, tampaknya ia datang secara spontan,” ujar seorang sumber seperti dilansir The Sun.
“Saya benar-benar kaget dia berani sekurang ajar itu, berpesta hanya beberapa saat menjelang pertandingan, terlepas apakah dia dimainkan atau tidak,” ia menambahkan.
Balotelli sepertinya tahu ia tidak bakal dimainkan melawan Spurs. Sehari sebelumnya, namanya dicoret dari skuad City dan dipersilakan meninggalkan hotel. Namun ia tetap diminta bersiap andai tiga penyerang yang ada, Carlos Tevez, Sergio Aguero dan Edin Dzeko tak bisa main.
Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk City. Dua gol masing-masing dicetak Aguero dan Dzeko. Sementara gol Spurs dilesakkan Steve Caulker.
Manajemen City kabarnya telah menyiapkan dana 45 juta Pound atau sekitar 687,7 miliar Rupiah. Syaratnya, Mancini harus menjual dulu satu dari keempat bomber mereka yang bergaji tinggi.



0 comments:
Post a Comment