LintasGoal.com-Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menyatakan pihaknya belum bersikap soal belum adanya tanda-tanda klub Indonesia Super League (ISL) mau kembali ke dalam "pangkuan" mereka. PSSI, kata Djohar, masih akan menunggu keterangan dari utusan yang dikirim oleh PSSI untuk bertemu pihak klub.
"Kami akan mendengar saran mereka. Kita tunggu saja. Besok kami akan rapat Komite Eksekutif," ujar Djohar saat dihubungi wartawan, Senin (9/1/2012).
Seperti diketahui, PSSI mendapat perintah dari FIFA untuk mengatasi masalah dualisme kompetisi yang ada di Indonesia saat ini. Salah satu caranya, dalam surat FIFA tanggal 21 Desember lalu, PSSI harus bisa merangkul kembali klub yang bermain di ISL untuk bergabung ke Indonesian Premier League. Setelah mendapat "teguran" tersebut, PSSI langsung bertindak dengan mengirim utusannya ke klub-klub agar bermain di IPL.
Namun hingga saat ini, belum ada satu tim pun yang mau menerima ajakan PSSI. Walau demikian, Djohar masih berharap hingga batas waktu yang ditentukan, klub bisa berubah pikiran.
"Kami masih mengharapkan ada peluang dalam waktu yang singkat ini, karena resikonya sangat tinggi. Kalau mereka tidak kembali ke pssi, lebih besar kerugian dari keuntungan kalau mereka tidak mau bergabung ke federasi," jelas Djohar.
"Mereka ingin legal, karena klo ilegal nyari sponsor susah, pemain juga tidak bisa main di luar negeri, tidak bisa main di timnas," lanjutnya kemudian.
PSSI sendiri memberikan batas waktu hingga dua pekan sejak tanggal 27 Desember 2011. Djohar menyatakan, pihaknya tidak akan memberikan tambahan waktu untuk klub kembali.
"Tapi kita harap ada orang yg mau membantu. Misalnya ada pendiri klub yang tidak mau klubnya jadi seperti itu. Banyak yang ingin membantu, kami persilahkan saja. tapi kita tidak bisa menunggu sampai lama," ungkapnya.
"Kami akan mendengar saran mereka. Kita tunggu saja. Besok kami akan rapat Komite Eksekutif," ujar Djohar saat dihubungi wartawan, Senin (9/1/2012).
Seperti diketahui, PSSI mendapat perintah dari FIFA untuk mengatasi masalah dualisme kompetisi yang ada di Indonesia saat ini. Salah satu caranya, dalam surat FIFA tanggal 21 Desember lalu, PSSI harus bisa merangkul kembali klub yang bermain di ISL untuk bergabung ke Indonesian Premier League. Setelah mendapat "teguran" tersebut, PSSI langsung bertindak dengan mengirim utusannya ke klub-klub agar bermain di IPL.
Namun hingga saat ini, belum ada satu tim pun yang mau menerima ajakan PSSI. Walau demikian, Djohar masih berharap hingga batas waktu yang ditentukan, klub bisa berubah pikiran.
"Kami masih mengharapkan ada peluang dalam waktu yang singkat ini, karena resikonya sangat tinggi. Kalau mereka tidak kembali ke pssi, lebih besar kerugian dari keuntungan kalau mereka tidak mau bergabung ke federasi," jelas Djohar.
"Mereka ingin legal, karena klo ilegal nyari sponsor susah, pemain juga tidak bisa main di luar negeri, tidak bisa main di timnas," lanjutnya kemudian.
PSSI sendiri memberikan batas waktu hingga dua pekan sejak tanggal 27 Desember 2011. Djohar menyatakan, pihaknya tidak akan memberikan tambahan waktu untuk klub kembali.
"Tapi kita harap ada orang yg mau membantu. Misalnya ada pendiri klub yang tidak mau klubnya jadi seperti itu. Banyak yang ingin membantu, kami persilahkan saja. tapi kita tidak bisa menunggu sampai lama," ungkapnya.
0 comments:
Post a Comment