LintasGoal.com-Kubu Persebaya tak cuma sukses meraih tiga poin setelah menundukkan PSM 2-0 di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Minggu (8/1/2012) kemarin. Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan juga sukses meraup pendapatan lumayan besar.
Dari 29 ribu tiket yang disiapkan, total panpel berhasil menjual 21.223 lembar tiket, dengan rincian, tiket VIP terjual 134 lembar, kelas utama 896 lembar, dan ekonomi 20.193 lembar. Setelah dipotong pajak 15 persen total, panpel mendapatkan pemasukan Rp 378.889.200.
Tapi ini bukan pendapatan terbesar panpel Persebaya. Sebab, ketika menjamu Kelantan FA pada even Unity Cup beberapa waktu lalu, panpel mencatat pendapatan sekitar Rp 526 juta.
"Pendapatan hari ini menjadi penghasilan terbesar kedua setelah Unity Cup,” terang Ketua Panpel Sutrisno, dilansir ligaprima.co.id.
Besarnya penghasilan yang diraup panpel membuat Sutrisno lega. Meski sudah memprediksi laga kontra PSM akan menyedot penonton, Sutrisno tidak menyangka jumlah penonton membanjiri stadion. Sutrisno pun berterima kasih pada bonek yang telah memberikan dukungan penuh pada Andik Vermansyah dkk.
"Bonek sudah begitu banyak mendukung Persebaya. Yang lebih penting, penilaian bonek sekarang sudah berubah. Bonek sekarang lebih cerdas dan tidak gampang terpancing berbuat anarkis. Bonek juga tertib dan membeli karcis," puji pria kelimis tersebut.
Bonek memang menjadi elemen penting dalam laga Persebaya kontra PSM. Hal itu pun oleh pelatih Persebaya Divaldo Alves maupun pelatih PSM Petar Segrt. Petar bahkan mengatakan kehadiran bonek di stadion bisa mengubah hasil akhir pertandingan.
0 comments:
Post a Comment